SALMA MULAI BERBISNIS……
Kesibukan saya sehari-hari adalah mengelola sebuah les inggris dan bimbel. Karena banyak berhubungan dengan ibu-ibu, saya pun terlibat dalam proses jual dan beli. Hampir semua teman-teman saya, pernah berperan sebagai penjual dan juga pernah berperan sebagai pembeli. Haha…namanya juga ibu-ibu. Kalau tidak menjual, pasti membeli.
Nah, saya pun sangat menikmati peran ganda itu. Yang paling senang saya lakukan adalah membeli alat-alat tulis di toko grosir untuk dijual di tempat les saya. Harga tidak saya naikkan terlalu tinggi. Kadang-kadang saya hanya menaikkan Rp. 50 - Rp. 100,-. Kalau harganya di atas 1000 rupiah, saya menaikkan harga barang sekitar Rp. 200 – Rp. 300,-. Toko kecil saya tidak memerlukan penjaga khusus. Mereka hanya perlu mmasukkan uang ke dalam kotak yang saya sediakan. Kadang-kadang, kalau mereka merasa kesulitan untuk menghitung kembalian, mereka akan bertanya pada guru les yang sedang berada di sana. Just for fun untuk sekitar 200 murid saya.
Tanpa saya sadari, ternyata salah seorang putri saya ikut menyukai kegiatan jual beli ini. Salma, siswa kelas 5 SD. Awalnya, ia membawa pulpen yang saya jual di tempat les ke sekolah. Keesokan harinya, ia meminta ke saya untuk membawa sejumlah pulpen karena beberapa temannya ingin membeli pulpen jenis itu. Awalnya saya ragu, karena takut mengganggu kegiatannya belajar. Tapi melihat kesungguhannya, saa pun memberinya kesempatan, dengan pesan hanya boleh mengeluarkan jualannya saat istirahat. Salma pun menyanggupi.
Ia setiap hari membawa sekitar 10 – 20 pulpen dan pensil. Hampir semua habis terjual. Wah, Salma mulai berbisnis.
Sebagai orang tua, saya sangat bangga atas keberaniannya. Menurut saya, menjadi penjual tidak mudah. Dibutuhkan keberanian, tidak boleh malu dan tidak boleh patah semangat ketika ada yang mengkritik jualan kita. Salma telah melalui itu. Terbukti, memasuki hari ke-10, Salma tetap semangat berjualan.
Saya pun sadar, ternyata, anak memang suka meniru. Sebab itu, kita sebagai orang tua harus benar-benar member contoh yang baik di depan putra putrinya (ini nasihat untuk saya pribadi lho…..hehe).
Hebat, Sal………………….. Mama salut…….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar